Jumat, 02 Juni 2017

Oh, Aa. Kenapa kau begitu?

Assalamualaikum.

Selamat siang. 

Bisa berada di rumah di hari Sabtu seperti ini rasanya sangat priceless. Biasanya ngider kalo Sabtu. Sejak kemarin siang, saya berkali - kali membuka agenda untuk memastikan apa hari ini benar - benar kosong? Semalam pun berusaha mengingat banget jadwal hari ini tapi da memang kosong. Aneh aja rasanya. He he.

Barusan diingatkan sama temen - temen Sat 7 untuk agenda tarawih keliling (tarling) perdana kami malam ini. Jadwalnya di masjid DT. Sore juga ternyata harus ke Lautze. Moci bilang, ada liputan dari TVRI, nanti sore. Inshaa Allah deh dipenuhi :)

Jadi, kirain pas bangun hari ini mau lupa sama kejadian semalam. Eh ternyata masih ingat aja. Gini ceritanya...

Ledakan

Assalamualaikum. 

Selamat jelang sahur. 

Malam ini saya nggak bisa tidur. Ngantuk sih, tapi... Masih ada yang memaksa otak saya berfikir. Tentang kejadian kemarin, yang sama sekali nggak pernah saya bayangkan akan saya alami. 

Kejadiannya sangat nggak menyenangkan. Jadi maaf ya, kalau postingan kali ini sungguh ngawur. Bikin galau. Bukan maksud pamer, tapi blog ini memang sengaja dibuat untuk menumpahkan pemikiran dan perasaan saya. 

Sejak dulu, saya sering berfikir. Kenapa sih di dunia ini harus ada orang galak? Yang nggak lembut. Yang pemarah. 

Kamu tahu kenapa?

Dear Myself, I forgive you :)