Assalamualaikum.
Selamat malam.
Bandung freezing banget seminggu ini. Hujan terus juga. Tadi siang saya baru sadar dari dialog Teh Arry dan Mbak Cuit pas lunch di kantin. Tahun ini sepertinya kita nggak ngalamin musim kemarau. Hujan turun hampir sepanjang tahun. Banyak daerah kena banjir, seperti Pasteur dan Pagarsih Senin lalu. Semoga kedepannya nggak banyak banjir lagi. Aamiin.
Tiga tahun berlalu sejak hari itu, hari saya mendapatkan izin buat menentukan hidup sendiri. Sejak saya bisa mulai belajar mendengar apa yang saya inginkan dan tidak inginkan, sejak saya mengenal yang namanya bergaul, nongkrong, jalan bareng, touring, punya pacar yang beneran saya sukai, kenal kafe dan mall, dapat teman baru dengan habit yang totally beda sama saya, dan lainnya, deh. Luar biasa.
Rasanya jadi manusia yang punya nyawa dan perasaan. Mulai menjalani hidup seperti orang kebanyakan, normal, bahagia, sedih, marah, merasa kurang, dan lainnya. Aneka emosi. Sejak dibebasin itu pula berat badan melonjak naik 8 kg setelah sebelumnya paling pol di 42 dan itupun balik ke 40 setelah dua hari dan mencapai angka itu sekali doang seumur hidup -___-. Kata orang sih, gendut itu berbanding lurus dengan kebahagiaan. he he.
Seneng dan bersemangat banget bisa sampai di hari ini. Nggak berhenti buat bersyukur deh, pokoknya.
Jadi... apa yang terjadi setelah tiga tahun?
Rasanya jadi manusia yang punya nyawa dan perasaan. Mulai menjalani hidup seperti orang kebanyakan, normal, bahagia, sedih, marah, merasa kurang, dan lainnya. Aneka emosi. Sejak dibebasin itu pula berat badan melonjak naik 8 kg setelah sebelumnya paling pol di 42 dan itupun balik ke 40 setelah dua hari dan mencapai angka itu sekali doang seumur hidup -___-. Kata orang sih, gendut itu berbanding lurus dengan kebahagiaan. he he.
Seneng dan bersemangat banget bisa sampai di hari ini. Nggak berhenti buat bersyukur deh, pokoknya.
Jadi... apa yang terjadi setelah tiga tahun?