Minggu, 10 Maret 2019

Konsep Baru

Assalamualaikum.

Selamat siang.

Ini blog udah lumutan kali, ya. Berbulan - bulan dicuekin sama yang punya :(

Apa kabar, teman - teman? 2019 sudah masuk bulan ke - 3. Gimana nih kesan dan pengalaman awal tahunnya? Apakah sudah ada progress?

Hidup selalu naik dan turun ya, teman - teman. Ada aja asem manisnya. Hidupmu banyak asemnya atau manisnya?

Saya dan lingkungan saya pun terus bertumbuh. Beberapa teman tahu - tahu ngirim undangan nikah, ada juga yang hamil anak kedua, ada yang memulai usaha baru, ada yang bercerai dengan pasangannya, ada yang sudah meninggal. 

Hidup terus berjalan dengan segala prosesnya. Semoga kita semua semakin baik dan baik dalam segala hal. Aamiin.


Bagi yang sudah pernah membaca blog saya, tentu ngeh ya, bedanya apa. Hari ini tiba - tiba saya memutuskan untuk mengubah template menjadi lebih colorful. Ya, nggak se - colorful blognya Mbak Diana Rikasari, sih. FYI, sejak nikah, bukan cuma hidup saya yang jadi lebih berwarna, tapi  juga segalanya. Saya memilih warna dan gambar yang ceria untuk template agenda tahun ini. Rasanya itu prestasi banget karena seumur hidup selalu puas dengan garis lurus berwarna hitam di kertas HVS putih yang saya potong - potong. Monoton, banget. Kini, saya sendiri nggak habis fikir karena memilih template warna pink bergambar Panda untuk salah satu bulan di agenda. Hehe.

Tiap tahun rasanya nggak afdol kalo nggak punya agenda, ya. Padahal dua tahun ini cuma jadi ibu rumah tangga aja. Ga perlu agenda resmi segala seperti ketika masih jadi wanita pekerja. Tapi tetep, ada yang kurang kalo agenda nggak ada. Hahahaha.

Insya Allah, nanti di blog ini khusus untuk cerita random yang semoga bisa diambil hikmahnya dan nambah pengetahuan teman - teman tentang kehidupan sehari - hari seorang ibu rumah tangga tanpa anak yang kerjanya uring - uringan di rumah. 

Untuk kisah - kisah sampah hati, ada sih di akun Tumblr saya.  Tapi sementara ini, akun itu cuma untuk bacaan pribadi saya saja. 

Suami mengajarkan saya untuk menjaga imej dengan baik. Bersama beliau pula, saya belajar menjaga harga diri dan kehormatan. Jadi harus beneran pinter memilah konten. Doakan, ya! Insya Allah.

Selamat membaca :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dear Myself, I forgive you :)